Jumaat, 23 Mei 2014

Cara Mudah Membuat Partisi Hard disk pada Windows 8

Ketika Anda ingin melakukan format partisi membuat partisi pada hard disk yaitu menjadikan harddisk Anda menjadi beberapa bagian/cluster contoh: partisi hard disk pada komputer/laptop windows 8 Anda ada 2 partisi yaitu: c:/ dan d:/ namun Anda ingin menambahkan menjadi 3 partisi/cluster yaitu: c:/ , d:/  dan e:/ untuk lebih jelasnya partisi e:/ merupakan partisi tambahan yang ingin anda buat. dengan membagi menjadi beberapa partisi pada hard disk di komputer/Laptop ada beberapa keuntungan diantaranya jika pada saat Anda melakukan defrag yang berfungsi untuk mempercepat atau memaksimalkan kecepatan pada komputer.

Dengan telah membagi partisi pada hard disk sehingga dalam proses defrag nantinya akan menjadi cepat atau prosesnya tidak terlalu lama, tentu saja Anda telah mengetahui kapasitas hard disk sekarang mempunyai kapasitas penyimpanan yang sangat besar telah mencapai Terra byte. dengan adanya partisi  harddisk menjadi beberapa bagian Anda hanya cukup melakukan defrag hanya pada file system saja dan bukan pada partisi Master, software mentah atau software yang belum terinstall.  contoh Anda melakukan defrag pada partisi yang terdapat program file saja (program windows) sedangkan software lain Anda simpan pada partisi yang lain sehingga tidak termasuk didalam wilayah proses windows melakukan defrag sehingga proses defrag menjadi cepat.

Salah satu alasan lain melakukan partisi harddisk adalah: jika Anda ingin melakukan Dual booting atau Anda ingin install windows menjadi multi fungsi yaitu windows 8 dan widows 7 dalam satu komputer/Laptop serta tidak kalah menariknya adalah manfaat dari mempartisi hard disk yaitu apabila terjadi kerusakan error pada software windows yang windowsnya tidak jalan atau menampilkan c prompt atau c:/  Anda dapat langsung menginstallnya melalui cd room atau flashdisk booting/flashdisk start up(bootable). sehingga Anda tidak khawatir jika data penting Anda akan terhapus karena disimpan pada partisi lain atau tidak tersimpan pada letak penempatan yang sama pada partisi yang terdapat pada program system windows.

Apabila dalam membuat partisi harddisk karena performa komputer pada saat digunakan terasa menjadi lambat kinerjanya akibat dari terkena suatu virus maka baiknya Saya sarankan melakukan install windows pada partisi d:/ atau e:/ saja jangan melakukan install windows pada partisi c:/ dan mengapa demikian..??   baiklah saya akan jelaskan perlu Anda ketahui karena System virus dibuat biasanya melakukan perintah merusak system file yang menuju c:/ program files karena kebanyakan penguna Komputer terbiasa melakukan install windows pada partisi c:/ tentu saja Anda telah mengetahui beberapa program yang terdapat pada program files windows seperti: program michosoft word, Excell dan program lain yang telah terinstall didalam system windows, setelah itu virus akan mencari config.sys, command prompt etc(yang merupakan program dari dos,ddos, bila tidak ada program system ini windows tidak akan berjalan choyj.l.) setelah itu perintah virus yang disebarkan dengan berbagai tujuan tergantung fungsi masing-masing virus yang dibuat. namun bagaimana jika Anda melakukan install windows pada partisi lain yang bukan pada partisi c:/  yaitu Anda install windows pada partisi d:/ atau e:/ maka virus yang masuk kedalam kumputer/laptop Anda menjadi tidak optimal fungsinya karena pada partisi c:/ (program files = isn't found) namun tetap saja virus yang telah masuk membuat komputer/laptop anda menjadi lambat kinerjanya karena virus akan selalu mencari c:/ yang terdapat program files windows secara terus menerus. karena Anda tidak menginstall pada partisi c:/ namun pada partisi lain d:/program files atau e:/program files sehingga system windows Anda tidak ada yang terganggu/system tidak rusak terkena virus. demikian sedikit fungsi dan kegunaan dalam melakukan partisi harddisk, dan dapat Anda ikuti langkah-langkah berikut dalam membuat partisi harddisk pada  windows 8. 

Catatan : Apabila melakukan format hard disk
          dengan Windows 8,informasi atau data
          pada partisi tersebut akan 
          hilang/terhapus. Maka silahkan
          backup/simpan terlebih dahulu file
          Data/Software penting sebelum
          menjalankan format.

Format hard drive di Windows 8 dengan Manajemen Disk

-- Buka Windows Management Disk 8 dengan 
   "Windows+R" dan mengetik "diskmgmt.msc"


-- Klik kanan partisi hard disk (D) dan pilih
   "Format" dari menu drop-down


-- Pada popup window , Anda dapat memasukkan 
   label partisi , pilih NTFS atau sistem  
   file FAT32 dan mengubah ukuran cluster
   sesuai kebutuhan disesuaikan dengan 
   ketersediaan kapasitas yang tersedia.


Dengan Windows 8 Disk Management saja ukuran partisi kurang dari 32GB dapat diformat dari NTFS ke FAT32 . Tapi bagaimana untuk memformat ukuran partisi disk 32 GB ??

Partisi hard disk Format dengan manajer partisi gratis

Sebagai perangkat lunak canggih partisi magic, Partisi Aomei Asisten dapat dengan mudah mengubah format partisi hard disk ukuran FAT32 di Windows 8. Selain format hard drive, Aomei pengaturan Partisi membawa banyak fungsi lainnya seperti partisi Resize/memindahkan, menggabungkan partisi, ruang display, hard disk sintetis, menyalin manajemen partisi disk dinamis dan sebagainya.

Tips: Partition Assistant Aomei juga sepenuhnya kompatibel dengan Windows 8.1, dan langkah memformat hard drive pada Windows 8.1 di hard disk pada Windows Format 8.

1. Partisi Launch Aomei Asisten Standard 
   Edition.

2. Pilih partisi ( F ) yang ingin Anda format.
   Kemudian klik kanan dan pilih " Format 
   Partition "


Anda dapat memasukkan ID partisi, pilih NTFS atau sistem file FAT32 dan mengubah ukuran cluster, di jendela pop-up.



3. Setelah melihat pratinjau perubahan pada 
   layar utama, klik "Apply"


0 komentar:

Catat Ulasan